Alkohol, eter dan fenol
Aspirin atau asam asetilsalisilat adalah obat turunan dari salisilat yang memiliki efek antikoagulan. Aspirin termasuk gugus asetil (R-COO-) dan gugus karboksilat ( -COOH), yang memiliki rumus kimia C₉H₈O₄ Dan berbentuk kristal atau bubuk putih yang tidak berbau.
Alkohol merupakan senyawa organik apa pun yang memiliki gugus hidroksil (-OH) yang terikat pada atom karbon, yang ia sendiri terikat pada atom hidrogen atau atom karbon lain.
Note: Materi saya dimulai dari 00:00 hingga menit ke 01:05
Apakah gugus alkohol pada aspirin memberikan sifat khusus pada obat aspirin?
BalasHapusAlkohol bersifat lebih polar karena ada gugus –OH. Artinya, alkohol bisa bercampur dengan air. Kepolaran itu dipengaruhi oleh panjang pendeknya rantai karbon suatu monoalkohol. Semakin panjang rantai karbonnya, semakin menurun kelarutan atau kepolarannya.
HapusApakah sifat aspirin yang asam dipengaruhi oleh gugus OH?
BalasHapusSifat asam aspirin dan sifat sukar dalam air dapat dipengaruhi oleh gugus OH, karena dalam reaksinya OH melepas 1 ion H+ sehingga keasamannya berkurang
HapusAdakah perbedaan sifat yang terjadi pada aspirin sebelum dan sesudah bereaksi dengan asam halida HBr?
BalasHapusReaksi yang terjadi sebelum aspirin bereaksi dengan asam Halida yaitu aspirin bersifat Kurang polar, sedangkan setelah bereaksi dengan asam Halida, aspirin menjadi bersifat polar
Hapus