Alkohol, eter dan fenol

Aspirin atau asam asetilsalisilat adalah obat turunan dari salisilat yang memiliki efek antikoagulan. Aspirin termasuk gugus asetil (R-COO-) dan gugus karboksilat ( -COOH), yang memiliki rumus kimia C₉H₈O₄ Dan berbentuk kristal atau bubuk putih yang tidak berbau. 

Alkohol merupakan senyawa organik apa pun yang memiliki gugus hidroksil (-OH) yang terikat pada atom karbon, yang ia sendiri terikat pada atom hidrogen atau atom karbon lain.

Note: Materi saya dimulai dari 00:00 hingga menit ke 01:05

https://youtu.be/f2-Sjar9n94 

Komentar

  1. Apakah gugus alkohol pada aspirin memberikan sifat khusus pada obat aspirin?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alkohol bersifat lebih polar karena ada gugus –OH. Artinya, alkohol bisa bercampur dengan air. Kepolaran itu dipengaruhi oleh panjang pendeknya rantai karbon suatu monoalkohol. Semakin panjang rantai karbonnya, semakin menurun kelarutan atau kepolarannya.

      Hapus
  2. Apakah sifat aspirin yang asam dipengaruhi oleh gugus OH?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sifat asam aspirin dan sifat sukar dalam air dapat dipengaruhi oleh gugus OH, karena dalam reaksinya OH melepas 1 ion H+ sehingga keasamannya berkurang

      Hapus
  3. Adakah perbedaan sifat yang terjadi pada aspirin sebelum dan sesudah bereaksi dengan asam halida HBr?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Reaksi yang terjadi sebelum aspirin bereaksi dengan asam Halida yaitu aspirin bersifat Kurang polar, sedangkan setelah bereaksi dengan asam Halida, aspirin menjadi bersifat polar

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Struktur asam amino

Obat yang mengandung senyawa hidrokarbon

Analisa stabilitas_mtk rps15